Thursday, May 7, 2015

Menulis Puisi dengan Memperhatikan Diksi dan Gaya Bahasa

Proses Pemusatan dan Pemadatan dalam Penulisan Puisi

Karya sastra puisi berbeda dengan karya sastra prosa. Karya sastra puisi bersifat pemusatan (konsentrif) dan pemadatan (intensif). Pengarang tidak menjelaskan secara terperinci apa yang ingin diungkapkannya. Pengarang hanya mengutarakan apa yang menurut perasaannya atau pendapatnya merupakan bagian yang pokok atau penting saja. Pengarang mengadakan konsentrasi dan intensifikasi atau pemusatan dan pemadatan, baik pada masalah yang akan disampaikannya maupun juga pada cara penyampaiannya. Dalam karya sastra puisi akan terasa penghematan unsur-unsur bahasa. Kata- kata yang tidak berfungsi benar mendukung makna akan dihilangkan, demikian pula halnya dengan tanda-tanda baca hampir dihilangkan.
 
Akibat dari usaha intensifikasi tersebut, yang menjadi perhatian pengarang dalam menulis puisi adalah bunyi bahasa dan bentuk. Dalam memilih kata-kata pengarang tidak hanya mendasarkan pada artinya saja tetapi juga memperhatikan nilai "rasa"; yaitu pengaruh yang mungkin dapat ditimbulkan oleh unsur-unsur bunyi bahasa tersebut. Penyusunan kata-kata atau baris-baris kalimat bukan hanya terbatas pada indahnya bentuk, melainkan juga pada pengaruh pada makna puisinya.
 
Perhatikan proses penulisan puisi berikut!

Perasaan yang ingin diungkapkan dalam bentuk prosa sebagai berikut. 

Tuhanku!
Sekarang ini aku dalam keadaan termangu resah dan gundah 
Tetapi aku tetap berusaha menyebut nama-Mu
 
Biarpun sekarang ini aku merasa sungguh-sungguh susah, aku tetap 
berusaha untuk mengingat-Mu dengan segenap kekuatan hatiku.

Dari uraian perasaan di atas, pengarang melakukan pemadatan dan pemusatan. Kata-kata yang tidak mendukung makna dibuang, bunyi kata yang tidak memiliki nilai "rasa" diganti atau diubah tata letaknya, sehingga seperti berikut.
 
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu

Biar susah sungguh 
Mengingat Kau penuh seluruh
 

Komentar :

ada 0 komentar ke “Menulis Puisi dengan Memperhatikan Diksi dan Gaya Bahasa”

Post a Comment

 
Speak In Bahasa is proudly powered by Blogger.com | Template by OzoneTemplate