Saturday, September 24, 2011

Pola Pengembangan Paragraf deduktif dan Induktif

Silogisme merupakan bentuk cara berpikir atau menarik kesimpulan yang terdiri atas premis (pernyataan) umum, premis khusus, dan kesimpulan. Premis umum merupakan pernyataan yang bersifat umum. Premis khusus merupakan pernyataan yang bersifat khusus. Kesimpulan merupakan kesimpulan dari premis umum dan khusus. Rumus Silogisme sebagai berikut.

1. Premis umum merupakan pernyataan atau syarat dari sesuatu. Anggota dari premis umum adalah semua hal, sesuatu, atau orang yang memenuhi syarat tertentu. Premis khusus merupakan bagian dari premis umum.

2. Kesimpulan merupakan premis khusus yang harus memiliki syarat atau sesuai dengan pernyataan dalam premis umum.

3. Silogisme merupakan salah satu pola pengembangan paragraf deduktif. Pola pengembangan yang lain adalah entimem dan sebab akibat.

Rumus Silogisme:

PU : Semua A = B
PK : C = A
K : C = B

Entimem adalah silogisme yang diperpendek. Rumusnya sebagai berikut.

Entimem: C = B karena C = A.

Contoh:

Silogisme

Premis Umum (PU) : Siswa SMA harus memakai baju seragam putih abu-abu.
Premis Khusus (PK) : Ismail Siswa SMA.
Kesimpulan (K) : Jadi, Ismail harus memakai baju seragam putih abu-abu.

Entimem

Ismail harus memakai baju seragam Putih abu-abu karena ia siswa SMA.

Pola pengembangan paragraf induktif misalnya analogi dan generalisasi.

Paragraf analogi adalah paragraf yang membandingkan dua hal yang memiliki banyak persamaan atau perbedaan.

Paragraf generalisasi adalah paragraf yang menarik kesimpulan berdasarkan data yang sesuai dengan fakta.


Komentar :

ada 0 komentar ke “Pola Pengembangan Paragraf deduktif dan Induktif”

Post a Comment

 
Speak In Bahasa is proudly powered by Blogger.com | Template by OzoneTemplate